Solusi NG WAN Huawei Kini Siap Digunakan secara Komersial dan Berskala Luas, Dorong Pertumbuhan Operator Telekomunikasi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

John Cai, Vice President of Huawei's Data Communication Product Line, delivering a keynote speech

John Cai, Vice President of Huawei's Data Communication Product Line, delivering a keynote speech

WINA, 15 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Pada 13 Oktober, John Cai, Vice President, Data Communication Product Line, Huawei, menyampaikan presentasi dalam Net5.5G Intelligent IP Network Summit di ajang UBBF 2026. Ia menyoroti peran AI yang menciptakan peluang besar di tengah kondisi masa depan yang tidak menentu. Menurutnya, penerapan solusi NG WAN secara luas menandai komersialisasi teknologi tersebut dalam skala penuh. Huawei ingin bekerja sama dengan para pelaku industri untuk terus memperkuat fondasi jaringan yang aman dan tangguh, serta mendorong pertumbuhan yang saling menguntungkan di era AI.

John Cai, Vice President of Huawei's Data Communication Product Line, delivering a keynote speech
John Cai, Vice President of Huawei’s Data Communication Product Line, delivering a keynote speech

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keamanan dan Ketangguhan: Sistem Pertahanan Berlapis

Solusi NG WAN Huawei membangun sistem keamanan berlapis yang mencakup perangkat, koneksi jaringan, dan layanan. Pada level perangkat, solusi RDR inovatif Huawei, didukung Threat Protection Unit (TPU) independen dan algoritma multimodal behavior expert, beroperasi secara terpisah dari sistem operasional router. Teknologi ini mampu mendeteksi lebih dari 95% ancaman siber dan melacak advanced persistent threat (APT) dalam hitungan menit. Pada level data, network processor (NP) eksklusif Huawei dan algoritma intelligent flow identification memeriksa lalu lintas data dengan cakupan 1:1, mendeteksi serangan dalam hitungan detik, dan mengurangi risiko serangan distributed denial-of-service (DDoS) sebesar 90%. Selama lebih dari tiga bulan digunakan oleh salah satu operator terkemuka di Tiongkok, TPU telah menggagalkan 324 serangan siber dari delapan negara.

Pada level koneksi, algoritma post-quantum cryptography (PQC) didukung di seluruh perangkat Huawei untuk semua skenario sehingga meningkatkan kinerja enkripsi sebesar 40%. Solusi quantum key distribution (QKD) terintegrasi yang pertama di industri ini, mendukung integrasi tiga kanal, memangkas biaya pembangunan jaringan sebesar 60%, serta mengatasi batas jarak transmisi 80 km. Baru-baru ini, Huawei bersama sebuah operator di Makau meluncurkan jaringan target yang aman untuk komputasi kuantum pertama di dunia. Jaringan ini mendorong kenaikan pendapatan layanan jalur privat sebesar 50%.

Pada level layanan, sistem pertahanan berlapis "1+4" memangkas waktu respons terhadap serangan DDoS di perbatasan jaringan dari satu menit menjadi kurang dari lima detik. Sistem ini meningkatkan kemampuan deteksi ancaman yang belum dikenal sebesar 15%, mencapai tingkat deteksi ransomware 100%, dan mempersingkat penanganan ancaman menjadi kurang dari 30 menit melalui CT-SOC.

Efisiensi Komputasi Tipe Lossless: Meningkatkan Produktivitas Token

Setelah AI semakin banyak digunakan dalam bisnis inti, komputasi cerdas menjadi sangat sensitif terhadap kehilangan paket data (packet loss). Kehilangan hanya 0,1% paket data dapat memangkas efisiensi komputasi hingga 55%. Solusi NG WAN Huawei memanfaatkan AI Fabric untuk memperkuat kemampuan komputasi melalui peningkatan jaringan. Arsitektur sederhana dua lapis dengan banyak bidang jaringan memperbesar skala jaringan hingga empat kali lipat sekaligus mengurangi penggunaan perangkat keras sebesar 30%. Teknologi NPLB di seluruh jaringan mencapai tingkat utilisasi koneksi 98% dan meningkatkan kinerja pelatihan serta inferensi lebih dari 7%. Untuk mendukung sinergi jaringan dan komputasi, algoritma Starnet Lossless mampu mentransmisikan data sejauh lebih dari 1.000 km tanpa kehilangan paket, dengan efisiensi komputasi jarak jauh di atas 96%. Kemampuan ini membantu operator telekomunikasi menghadirkan pengalaman yang setara dengan komputasi lokal, serta mempercepat monetisasi layanan business-to-business (B2B). Salah satu operator di Tiongkok telah menerapkan solusi ini untuk mendukung proyek layanan kesehatan, memangkas biaya komputasi rumah sakit sebesar 30% sekaligus meningkatkan pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) layanan jalur privat hingga lima kali lipat.

Otonomi Jaringan: AN L4 dalam Empat Skenario

Arsitektur jaringan otonom Huawei "One Map, One Brain" mencapai tingkat AN L4 dalam empat skenario, yaitu penanganan gangguan, perubahan jaringan, optimasi jaringan, dan perlindungan keamanan. Otomatisasi dengan mekanisme closed-loop diterapkan pada perubahan jaringan, mulai dari verifikasi konfigurasi, simulasi, hingga perbandingan hasil. Untuk perlindungan keamanan, sistem dapat mendeteksi intrusi jaringan, melacak serangan, dan memblokirnya hanya dengan satu klik dalam hitungan menit. Huawei telah membantu sejumlah operator mencapai AN L4. Salah satu operator di Afrika Selatan menjadi operator pertama di dunia yang mencapai tingkat otonomi tersebut pada jaringan IP.

Lebih dari 60 operator telekomunikasi di seluruh dunia telah menerapkan solusi NG WAN. Melalui inovasi berkelanjutan dalam efisiensi komputasi tanpa kehilangan paket, sistem keamanan berlapis, dan otonomi jaringan, solusi ini menggeser strategi AI operator dari optimalisasi efisiensi menuju penciptaan nilai tambah. Dengan demikian, NG WAN memperkuat fondasi jaringan yang aman dan tangguh di era AI.

Ke depan, Huawei akan bekerja sama dengan mitra industri untuk mempercepat adopsi solusi NG WAN secara global, turut membangun jaringan pembawa (bearer network) generasi baru yang aman, tangguh, cerdas, dan efisien guna mendorong pertumbuhan operator telekomunikasi di era AI.

Berita Terkait

BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™
Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker
Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India
Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026
Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?
EnerAI Perkenalkan Solusi Pasokan Daya untuk Pusat Data AI di Ajang ICBE&S 2026 Malaysia
Changhong Indonesia Buka Gerai Perdana di Palembang, Perkuat Ekspansi dengan Strategi Peralatan Rumah Tangga Terintegrasi
Deteksi hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

BWH® Hotels Mengumumkan Transformasi Perusahaan, Menyatukan Portofolio Global di Bawah WorldHotels™

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Bagaimana Cara Merawat Para Pengasuh? NCCN Meluncurkan Panduan Penting untuk Mendukung Orang-orang Terkasih yang Mengidap Kanker

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Laporan EY Ungkap SATTE Hasilkan Dampak Ekonomi Sebesar ₹3000 Crore, Memperkuat Posisinya Sebagai Gerbang Menuju Pasar Pariwisata India

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Pendiri dan CEO Envision Lei Zhang Raih Penghargaan “Sustainability Trailblazer” di Ajang Reuters Global Sustainability Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Dari Antusiasme Konsumen hingga Kepercayaan Mitra, Bagaimana Mixue Indonesia Terus Memperluas Jangkauan?

Berita Terbaru